Kamis, 10 Januari 2008

Lembah Harau(harau valley), 50 kota


Jam Gadang, Bukittingi


Ngarai Sianok (Sianok Canyon), Bukittingi

Objek Wisata Daerah Medan

Objek Wisata Alam :

  1. Parapat Danau Toba

    Kota turis Parapat terletak di tepi Danau Toba dengan jarak 48 Km dari Pematang Siantar atau 176 Km dari Medan, dapat ditempuh dengan kenderaan umum, taksi dan kenderaan roda dua.
    Fasilitas : Hotel berbintang, Hotel Melati, Restoran, Rumah Makan, Souvenir Shop, Agen Wisata, Bus Umum, taxi, Ferry, Kapal Motor, Speed Boat, Skuter Air, Jetsky, Telepon SLJJ, SLI, Faxmile, Bank, Rumah Sakit.

  2. Air terjun Hatonduan

    Terletak di nagori (desa) Tonduhan Kecamatan Hatandoan arela perkebunan kelapa sawit PTP N IV Hatonduan, 33 Km dari Pematang Siantar, 2,6 Km dari kantor camat Hatandoan atau 151 Km dari Medan. Dapat ditempuh dengan kenderaan bus umum, Mini bus, Taksi, Kenderaan roda dua. Kondisi jalan baik. 1300 m jalan belum beraspal dan bebatuan, dan 150 m jalan setapak menuju air terjun. Waktu berkunjung pukul 09.00 – 17.00 setiap hari. Pengelolaan objek wisata ini belum optimal.

  3. Air Terjun Turunan (Kembar)

    Satu lagi objek wisata yang belum dikelola secara optimal. Air terjun ini terletak di Nagori (desa) Bayu Bagasan, Kecamatan Tanah Jawa (29 Km dari P. Siantar). Menyimpan pesona alam yang sangat memukau . Dijuluki air terjun kembar karena dua aliran sungai (sungai Balah dan sungai Turunan) jatuh pada tempat yang sama. Jembatan Muntik yang merupakan peninggalan zaman Belanda tepat berada diatas air terjun kembar. Jembatan ini menghubungkan Nagori Turunan dangan Bayu Bagasan.

  4. Dolok Tinggi Raja
    Terletak dalam suatu lokasi cagar alam dengan luas 176 Ha di desa Tinggi Raja. Jarak tempuh 80 Km dari P.Siantar dan 116 Km dari Medan. Prasarana jalan menuju lokasi ini aspal hotmix dan selebihnya jalan Kabupaten dengan kondisi baik. Dolok Tinggi Raja merupakan objek wisata cagar alam dan sumber air panas/ belerang.
    Pengelola : Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kanwil Kehutanan Propinsi Sumatera Utara.

  5. Tanjung Unta

    Dinamakan “Tanjung Unta” karena memang bentuknya seperti Unta yang beristirahat di lokasi ini, panorama Danau Toba yang mengagumkan dapat dilihat dengan jelas. Banyak kegiatan rekreasi yang dilakukan seperti berkemah, memancing di teluk indahnya. Tanjung Unta terletak di pinggiran Danau Toba di Nagori (desa) Sipolha Kecamatan Pematang Sidamanik 10 Km dari Kantor Camat.

  6. Sipolha
    Terletak di Danau Toba di Nagori Sipolha yang berdekatan dengan Tanjung Unta, Kecamatan Sidamanik, 62 Km dari Pematang Siantar, +11 km dari Kantor Camat Sidamanik. Luas areal 20 Ha. Waktu berkunjung dari pukul 06.00 – 18.00 WIB setiap hari. Sipolha juga objek wisata di pinggiran Danau Toba yang mempunyai panorama yang indah yang dapat dilaksanakan berbagai kegiatan oleh wisatawan antara lain olah raga air, rekreasi, dan memancing.

  7. Simarjarunjung

    Terletak di Nagori desa Parih sabungan Kecamatan Dolok Pardamean, 44 Km dari Pematang Sianta, 6 Km dari kantor camat Dolok Padamean. Waktu berkunjung tidak dibatasi. Luas area 5 Ha. Melihat matahari terbit tepat diatas permukaan Danau Toba dari puncak Simarjarunjung adalah hal yang menyenangkan

  8. Tigaras

    Terletak di tepi Danau Toba di Nagori (desa) Tigaras, 50 Km dari Pematang Siantar, 15 Km dari Kantor Camat Dolok Pardamean. Dan Dapat ditempuh dengan berbagai kenderaan. Prasarana jalan sebagian besar Hotmix. Waktu berkunjung setiap hari. Luas area 10 Ha.
    Tigaras sebagai byond Parapat terletak di tepi Danau Toba merupakan pintu gerbang lintas Danau dari Pulau Samosir menuju kawasan Danau Toba dan di lokasi ini dapat dilakukan aktivitas olahraga, mendaki gunung, renang, sky air, memancing, berperahu dan lain- lain.

  9. Haranggaol
    Haranggaol terletak di tepi Danau Toba, 71 Km dari Pematang Siantar, 115 dari Medan. Dan dapat di tempuh dari Medan via Brastagi dan dari Medan via Pematang Siantar. Ke lokasi ini dapat ditempuh dengan semua jenis kenderaan. Waktu berkunjung setiap hari. Luas area 20 Ha.
    Fasilitas : Hotel melati, rumah makan, angkutan darat, angkutan danau, telefon dan lain- lain.
    Haranggaol sebagai byond Parapat terletak di sebuah teluk yang indah di tepi Danau Toba memiliki panorama yang indah dan menakjubkan. Di lokasi ini dapat dilakukan aktivitas olahraga air, mendaki gunung, renang, sky air, memancing, berperahu, terbang layang atau gantolle dan lain- lain.

  10. Air Terjun Tarak Niongga

    Terletak di Nagori (desa) Dalig Raya tepatnya di Huta Kariahan Dolok, 45 Km dari Pematang Siantar, 16 Km dari kantor Camat Raya. Ketinggian air terjun kurang lebih 50 m. Waktu berkunjung pukul 07.00 – 18.00 wib setiap hari. Luas Area 10 Ha. Fasilitas masih minim sekali, hanya jalan setapak menuju air terjun.

  11. Penangkaran Monyet Sibaganding
    Lokasi di Nagori (desa) Sibaganding lintas Siantar Parapat dekat tugu Marsuse, 40 Km dari Pematang Siantar, 4 Km dari Kantor Camat. Waktu berkunjung setiap hari. Luas area lebih kurang 50 Ha (hutan Lindung Sibaganding).
    Fasilitas : jalan setapak menuju lokasi dan tempat duduk serta pemberian makan monyet.
    Hutan lindung Sibaganding hanya dihuni oleh monyet dan sesuai informasi dari pengelola dan pawang monyet (kera) ada 13 kelompok, yang satu kelompok berjumlah kurang lebih 100 ekor dan setiap kelompok terdiri dari 5 ekor babon (induk) atau sebagai pemimpin kelompok. Pawang akan memanggil monyet dengan alat tiup seperti terompet terbuat dari tanduk kerbau. Dalam waktu 5 menit monyet- monyet akan datang dan pengunjung dikenakan retribusi sebesar Rp. 2000,- kepada pengelola untuk membayar pisang (satu sisir) sebagai makanan monyet.

Kepulauan Padaido

Kawasan Padaido adalah merupakan salah satu distrik di Kabupaten Biak Numfor dengan luas 137 Km2 dan telah ditetapkan sebagai Taman wisata Alam Laut Padaido sesuai SK Menteri Kehutanan No. : 91/Kpts-VI/1997 tentang Penunjukan Kepulauan Padaido beserta Perairan di sekitarnya seluas 183.000 ha yang terletak di Propinsi Irian Jaya menjadi Taman Wisata Alam.

padaido.jpg

Kawasan Padaido secara geografis berada sebalah Timur Pulau Biak terletak pada 00 - 55` LS dan 1340-1360 BT terdiri atas 30 pulau-pulau kecil, 10 diantaranya berpenghuni terdiri dari 19 Kampung, yaitu : Kampung Auki, Sandidori, Wundi, Sorina, Nusi Inarusdi, Nusi Babaruk, Pai, Imbeyomi, Pasi, Samber Pasi, Mbromsi, Karabai, Nyansoren, Saribra, Meosmangguandi, Supraima, Sasari, Yeri, Padaido dengan jumlah penduduk 3.867 jiwa terbagi dalam perempuan 1.858 jiwa dan laki-laki 2.009 jiwa (BPS Kabupaten Biak Numfor, 2002).

Sebagian besar penduduk (21,12 %) bermata pencaharian utama sebagai nelayan perorangan dengan jenis dan unit usaha yang bervariasi mulai dari jenis usaha perikanan tangkap yang menggunakan perahu tak bermotor sebanyak 451 buah atau 61,95% dari total kepemilikan di Kepulauan Padaido ( 728 buah) dan yang menggunakan perahu bermotor sebanyak 47 buah (60,25%) dari total kepemilikan di Kepulauan Padaido (78 buah), perikanan budidaya dan pengumpul jenis-jenis moluska dan krustasea.


Burung Cendrawasih

Cendrawasih Elok

Cendrawasih elok adalah sejenis burung khas daerah Papua, Indonesia. Spesies ini ditemukan di daerah ketinggian pegunungan Jayawijaya pada ketinggian 2.700 sampai 4.000 meter. Spesies ini mirip gagak dengan gelambir mata kuning mencolok dan bercak oker terang di sayap yang mencolok ketika terbang serta bersuara terus-menerus (deskripsi suara: dua nada penghubung jeet jeet diulang cepat; juga peer diulang).

Spesies ini biasanya berpasangan, mudah ditemukan berdasarkan suaranya yang terus-menerus, bertengger di belukan pepohonan di tepi hutan, makan buah, monogami.
Cendrawasih Kuning-kecil atau dalam nama ilmiahnya Paradisaea minor adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 32cm, dari genus Paradisaea. Burung ini berwarna kuning dan coklat, berparuh abu-abu kebiruan dan mempunyai iris mata berwarna kuning. Burung jantan dewasa memiliki bulu di sekitar leher berwarna hijau zamrud mengkilap, pada bagian sisi perut terdapat bulu-bulu hiasan yang panjang berwarna dasar kuning dan putih pada bagian luarnya. Di ekornya terdapat dua buah tali ekor berwarna hitam. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, memiliki kepala berwarna coklat tua, dada berwarna putih dan tanpa dihiasi bulu-bulu hiasan.

Cendrawasih Kuning Kecil

Populasi Cendrawasih Kuning-kecil tersebar di hutan Irian Jaya dan Papua Nugini. Burung ini juga ditemukan di pulau Misool, provinsi Irian Jaya Barat dan di pulau Yapen, provinsi Papua.
Cendrawasih Kuning-kecil adalah poligami spesies. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. Setelah kopulasi, burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Pakan burung Cendrawasih Kuning-kecil terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.

Cendrawasih Raggiana

Cendrawasih Raggiana atau dalam nama ilmiahnya Paradisaea raggiana adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 34cm, dari genus Paradisaea. Burung ini berwarna kuning dan coklat, berparuh abu-abu kebiruan, mulut merah muda, iris mata berwarna kuning dan kaki berwarna abu-abu coklat keunguan.
Burung jantan dewasa memiliki bulu-bulu hiasan beraneka warna merah, jingga dan warna campuran antara merah-jingga pada bagian sisi perutnya, tenggorokan berwarna hijau zamrud gelap, bulu bagian dada berwarna coklat tua dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berwarna hitam. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat dan tidak punya bulu-bulu hiasan.
Daerah sebaran Cendrawasih Raggiana terdapat di hutan hujan tropis, hutan dataran rendah, perbukitan dan pegunungan pulau Irian bagian selatan, dari permukaan laut sampai ketinggian 1.500 meter.

Cendrawasih Raggiana adalah poligami spesies. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. Setelah kopulasi, burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina biasanya menetaskan dua butir telur berwarna merah muda dan mengasuh anak burung sendiri. Pakan burung Cendrawasih Raggiana terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.

Cendrawasih Merah

Cendrawasih Merah atau dalam nama ilmiahnya Paradisaea rubra adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 33cm, dari marga Paradisaea. Burung ini berwarna kuning dan coklat, dan berparuh kuning. Burung jantan dewasa berukuran sekitar 72cm yang termasuk bulu-bulu hiasan berwarna merah darah dengan ujung berwarna putih pada bagian sisi perutnya, bulu muka berwarna hijau zamrud gelap dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat tua dan tidak punya bulu-bulu hiasan.
Endemik Indonesia, Cendrawasih Merah hanya ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat, provinsi Irian Jaya Barat.

Cendrawasih Merah adalah poligami spesies. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. Setelah kopulasi, burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Pakan burung Cendrawasih Merah terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.

Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan yang terus berlanjut, serta populasi dan daerah dimana burung burung Cendrawasih ini ditemukan sangat terbatas, Cendrawasih Merah dievaluasikan sebagai beresiko hampir terancam di dalam IUCN Red List. Burung ini didaftarkan dalam CITES Appendix II.




Rinjani, Sang 'Berlian Dunia'
JAWABAN.com - Gunung Rinjani 3,726 mdpl memiliki panaroma paling bagus diantara gunung-gunung yang ada di Indonesia. Salah satu tempat tujuan wisata adventure favorite dari seluruh dunia.

Setiap tahunnya Rinjani banyak dikunjungi penduduk lokal, mahasiswa dan pencinta alam. Temperature udara rata-rata sekitar 20oC; terendah 12 oC. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga naik ke puncak bisa dilakukan kapan saja.

Selain puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau kawah di ketinggian 2,000 mdpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa mendaki dari desa Senaru atau desa Sembalun Lawang (dua point entry terdekat di ketinggian 500 mdpl dan 1,200 mdpl). Kebanyakan pendaki menyukai masuk dari arah Sembalun, karena bisa menghemat 700 m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit). Sunblok krem sangat dianjurkan.

Sedangkan dari arah Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan. Dari kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 9 jam menuju bibir punggungan di ketinggian 2,700 mdpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan Sembalun). Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat bagus.

Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau kaldera melalui dinding curam dari 2,700 mdpl ke ketinggian 2,000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam. Di danau kita bisa berkemah, memancing (Carper, Mujair) yang banyak sekali. Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke Segara Anakan untuk berendam di kolam air panas dan memancing.

Untuk mencapai puncak (dari arah danau) harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah barat setinggi 700 m dan meniti punggungan setinggi 1,000 m yang ditempuh dalam 2 tahap, 3 jam dan 4 jam. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, camp terakhir untuk menunggu pagi hari. Summit attack biasa dilakukan pada jam 3 dinihari untuk mencari momen indah - matahari terbit di puncak Rinjani dan menghindari angin kencang di siang hari.

Perjalanan menuju Puncak tergolong lumayan; karena meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu dan tanah. 200 m ketinggian terakhir harus ditempuh dengan susah payah, karena satu langkah maju diikuti setengah langkah turun (terperosok batuan kerikil). Buat highlander - ini tempat yang paling menantang dan disukai karena beratnya medan terbayar dengan pemandangan alamnya yang indah. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari.

Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan kegigihan. Keseluruhan perjalanan dapat dicapai dalam program 3 hari 2 malam, atau kalau mau lihat dua obyek lain: Gua Susu dan Gunung Baru Jaro (kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu 2 hari perjalanan. Persiapan logistik sangat diperlukan tetapi untungnya segala sesuatu bisa diperoleh di desa terdekat. Tenda, sleeping bag, peralatan makan, bahan makanan dan apa saja yang diperlukan (termasuk radio komunikasi) bisa disewa dari homestay-homestay yang menjamur di desa Senaru. Air terjun Senaru merupakan air terjun yang cukup besar debit dan ketinggiannya. Airnya jernih sekali.

Jika waktu kita pendek sekali, Lombok masih dapat dicapai dalam liburan Sabtu-Minggu. Sekarang ini banyak penerbangan Jakarta-Lombok (via Surabaya), dengan tarip sekitar 350rb-an sekali jalan; mungkin bisa lebih rendah tergantung sisa seat (booking lebih awal).

Kalau menggunakan Lion penerbangan sore, kita bisa berangkat sesudah pulang kerja di Juma't petang, tiba di Mataram sekitar jam 22:00. Langsung ambil taksi airport menuju Sembalun Lawang (200rb) yang ditempuh dalam 2.5 jam perjalanan atau ke Senaru (175rb). Di Senaru banyak homestay bersih dan bagus dengan tarip 30~50 rb-an. Atau di Sembalun Lawang seperti Homestay Lembah Rinjani dan Nauli (dua-duanya bagus), dengan pemandangan spektakular menghadap Rinjani dengan tarip 100rb-an.

Sabtu pagi bisa langsung naik lewat Senaru ke Plawangan Senaru dan turun ke danau. Tiba sore hari. Bisa bermalam di Plawangan saja (pemandangan sangat bagus), turun ke danau pagi hari atau turun ke danau langsung bermalam disini. Minggu paginya ada cukup waktu untuk menikmati air panas, mancing atau berleha-leha. Jam 11:00 kembali dengan rute yang sama (Senaru). Tiba hampir magrib, langsung transfer ke Airport Selaparang dengan penerbangan terakhir (Citylink atau Lion). Senin pagi sudah masuk kerja - tentu dengan sedikit kaki pegel-pegel. Jika sambung ke puncak, butuh satu hari lagi day off, yang ini barangkali bisa dipertimbangkan saat harpitnas atau cuti liburan.

Puncak Rinjani sesungguhnya bagian dari punggungan kaldera yang paling tinggi dari sisa letusan jaman pra-sejarah. Ibarat potongan tumpeng yang tidak rata, salah satu sudutnya adalah puncak tertinggi. Ada beberapa sudut lainnya yang kita lalui sebelum berakhir di puncak Rinjani. Dengan latar belakang bagian kaldera Rinjani yang lain dan nun jauh di sana adalah daratan Bali dengan Gunung Agung-nya sebagai latar belakang.
http://www.pbase.com/archiaston/mount_rinjani_lombok_indonesia&page=1

BOOKING INFORMATION
PT. Lombok Network Holidays
Jl. Intermilan 87 Puri Meninting Lombok Indonesia
Tel: +62 370 662 8139, Fax: +62 370 634 162, Mobile/SMS: +62 81 757678 23
Email: adventure@lombok-network.com
MEMBER OF ASITA (ASSOCIATION OF INDONESIA TRAVEL AGENT)
NIA: ASITA/III/IX/DPD-NTB/2006
http://www.lombok-network.com/rinjani/(les)

Paket Wisata Lombok 4 hari 3 Malam Pilihan 1

Sasak Traditional Tour - Full Day Gili Tour

Hari 1

Tiba di Lombok, dijemput dan diantar menuju hotel di daerah pantai Senggigi. Acara bebas.

Hari 2 - Sasak Traditional Tour

Setelah makan pagi di hotel, mengikuti tour satu hari mengunjungi:

  • Desa Banyumulek tempat pembuatan gerabah dari tanah liat
  • Desa Sukarara sentra tenunan tangan khas Lombok
  • Desa Sade yaitu desa tradisional Suku Sasak
  • Pantai Kuta dan Pantai Tanjung Aan. (Mp, Ms)

Hari 3 - Full Day Tour Gili Trawangan

Mengikuti Full Day Tour ke Gili Trawangan. Aktivitas di Gili Trawangan, berenang, snorkeling.

Hari 4

Setelah makan pagi di Hotel, acara bebas sampai waktu untuk di jemput untuk diantar menuju Airport.

Termasuk dalam Paket:

  • 3 malam menginap di hotel sesuai pilihan ( 1 kamar berdua )
  • Tour dan transfer seperti program ( mobil AC )
  • Makan pagi dan makan siang sesuai yang tercantum di program
  • Pemandu Wisata
  • Pas masuk Obyek wisata
  • Charter boat

Paket Wisata Lombok 4 hari 3 Malam Pilihan 2

Gili Nanggu Tour - Senaru Sendang Gile Tour

Hari 1

Tiba di Lombok, dijemput dan diantar menuju hotel di daerah pantai Senggigi. Acara bebas.

Hari 2 - Gili Nanggu Tour

Mengikuti Gili Nanggu tour. Gili Nanggu adalah sebuah pulau kecil yang sangat indah dan tenang dimana kita bisa berenang atau snorkeling sambil memberi makan ikan - ikan yang berenang di sekitar kita. Sore hari kembali ke Senggigi (Mp, Ms).

Hari 3 - Senaru Sendang Gile Tour

Setelah makan pagi di Hotel, Check out, selanjutnya mengikuti tour ke kaki Gunung Rinjani mengunjungi: Hutan monyet, Desa tradisional Suku Sasak dan Air Terjun Sendang Gile. Menginap di Pondok Senaru dimana kita bisa melihat pemandangan Gunung Rinjani yang menakjubkan dan pemandangan alam yang terbuka. (Mp, Ms)

Hari 4

Setelah makan pagi di Hotel, acara bebas sampai waktu untuk di jemput untuk diantar menuju Airport.

Termasuk dalam Paket:

  • 3 malam menginap di hotel sesuai pilihan ( 1 kamar berdua )
  • Tour dan transfer seperti program ( mobil AC )
  • Makan pagi dan makan siang sesuai yang tercantum di program
  • Pemandu Wisata
  • Pas masuk Obyek wisata
  • Charter boat